Oleh: triy | April 28, 2009

Romantisnya Bulan Madu di Colmar Tropicale, Malaysia

Colmar Tropical

Colmar Tropical

Terik matahari membayangi langkah kaki saat memasuki area keberangkatan luar negeri Bandara Polonia Medan pada Jumat sore (20/3) lalu. Bersama rombongan dari empat media cetak lokal Medan, kami mendapat undangan selama empat hari untuk mengikuti acara Colours Of Malaysia dari Tourism Malaysia Medan di Kuala Lumpur.

Raungan Pesawat Malaysia Airlines bersiap-siap mengepakkan sayapnya terbang membawa kami ke angkasa. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit dari Medan ke Malaysia. Sekitar jam 5 sore waktu setempat, kami akhirnya sampai di Bandara Kuala Lumpur.

Perjalanan pun dilanjutkan menuju Legend Hotel untuk mengikuti acara konferensi pers bersama Y.B Dato’ Sri Azalina Dato’ Othman Said, Minister of Tourism Malaysia serta makan malam.Selesai mengikuti acara bersama dengan 300 jurnalis dari 38 negara, kami pun menuju Hotel Sheraton, tempat menginap selama di Malaysia

Menikmati Jalanan Kuala Lumpur dengan Hop-On Hop-Off

Pada hari kedua, Malaysia Tourism Centre menjadi titik awal menikmati indahnya pemandangan Kota Kuala Lumpur. Menggunakan Hop-On Hop-Off atau bus bertingkat dua, pengunjung diajak menikmati jalanan kota yang tertata rapi dan bersih.

Mengandalkan konsep alam dan bangunan tradisional di sekililingnya, jalanan di sini memang sangat menakjubkan. Selain bersih, rindangnya pepohonan semakin menambah keindahan kota ini.

Menurut Cik Azam, pemandu rombongan kami selama di Malaysia. Untuk menikmati perjalanan dengan Hop-On Hop-Off para wisawatan lokal hanya dikenakan biaya 19 ringgit, sementara untuk wisatawan asing 38 ringgit. Memakan waktu sekitar dua jam, Hop-On Hop-Off sudah membawa kita melewati menara kembar Petronas, istana Trengganu, kompleks Kraft, Jalan T Ramli yang menjadi icon entertainment dan tentunya area shopping.

“Dengan mengunakan Hop-On Hop-Off ini kita bisa berkeliling sampai dua jam. Hop-On Hop-Off sudah membawa kita melewati jalanan Kuala Lumpur,” ungkap Cik Azam.

Pesta Kembang Api Buka Colours Of Malaysia

Berkumpul dengan 300 Jurnalis dari Seluruh Dunia

Berkumpul dengan 300 Jurnalis dari Seluruh Dunia

Puas menikmati perjalanan Hop-On Hop-Off. Dataran Merdeka menjadi tujuan kami selanjutnya. Tempat yang dijadikan titik nol negara Malaysia ini akan menjadi inti kegiatan pembukaan acara Colours of Malaysia.

Antusiasme masyarakat lokal menyambut acara ini memang sangat luarbiasa. Ribuan masyarakat plus undangan serta 300 jurnalis dari 38 negara berkumpul menyaksikan acara yang dihadiri oleh Ketua Setiausaha Kementeriaan Pelancongan Malaysia, Y.B Timbalan Menteri Pelacongan Malaysia, Y.B Menteri Pelancongan Malaysia, Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong XIII Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Almarhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah dan Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong Tuanku Nur Zahirah.

Berbagai pertunjukan budaya tradisional dari berbagai daerah di Malaysia mewarnai acara ini. Dan puncaknya, dentuman kembang api yang menggelegar ke udara dengan kilauan warna menyambut “Malaysia Welcomes The World.”

Dari Prancis Hingga Jepang

Udara sejuk dengan pemandangan hijau menemani perjalanan kami di hari ketiga. Tujuannya adalah Bukit Tinggi, tepatnya di Colmar Tropicale, French-Themed Resort Berjaya Hills, Pahang Malaysia. Butuh waktu sekitar 1,5 jam dari Kuala Lumpur menuju wisata ini.

Bangunan tinggi nan megah berarsitektur Prancis langsung menyergap langkah kami. Desain bangunan abad ke-16 ini mengingatkan kita akan keajaiban yang memikat dengan arsitektur warna-warni khas Prancis. Jembatan besar menjadi penghubung bangunan dengan pelataran. Deretan kafe-kafe semakin menambah suasana Prancis sangat kental.

Macem di Kampung-ku

Macem di Kampung-ku

Colmar Tropicale terletak di Negara Bagian Pahang, Malaysia. Memasuki kawasan ini seperti berada di Prancis. Pemandangan bukit nan hijau menjadi pelengkap yang menakjubkan. Berada di 2.600 kaki di atas permukaan laut, tempat ini memiliki hawa sejuk. So, jika ingin ke Prancis jauh, tempat ini dapat menjadi alternatif.

Nuansa Prancis nan syahdu benar-benar memberikan kesan romantis bagi para pengunjung yang datang. Cocok bagi pengunjung yang sedang merayakan bulan madu. Corak cinta-kasih dengan keheningan dan kesunyiaannya memberikan rasa syahdu dalam hati.

“Colmar Tropicale sangat sesuai dijadikan sebagai tempat untuk berbulan madu bagi pasangan yang baru menikah. Kawasan ini memberikan nuansa yang romantis bagi para pengunjung,” ungkap Chepailing, Humas Colmar Tropicale kepada Global.

Chepailing menambahkan, Fun & Recreation Colmar Tropicale merupakan daerah tujuan liburan yang menawarkan berbagai jenis aktivitas rekreasi. Di antaranya adalah lapangan golf dengan 18 lubang berstandar internasional, Tatami Spa, Taman Kelinci, Keledai, Kuda, Paintball, Kolam Renang, Aerobik, permainan anak-anak, Karaoke, Bowling, Tennis, Squash and Badminton serta live musik dan tari-tarian.

Tak hanya miniatur negara Prancis saja yang menghiasi kawasan Bukit Tinggi, yang juga bersebelahan dengan objek wisata Genting ini. Nuansa Jepang juga menjadi andalan di sini. Japanese Village The Japanese Village di Berjaya Hills merupakan miniatur pertama di luar Jepang yang terletak di lingkungan ini.

Berada di atas ketinggian 3.500 kaki di atas permukaan laut dan di antara 150-juta tumbuhan tropis hutan hujan. Kawasan ini menyuguhkan keheningan dan ketenangan pengunjungnya. Kicauan burung dan kesegaran alam menambah warna di hutan ini.

Beragam kebudayaan Jepang dapat ditemukan di tempat ini. Jalan setapak dengan pohon-pohon tinggi di kanan-kirinya, memberi sensasi ketenangan jiwa yang dalam.Melewati jalan setapak ini, kita bisa melihat dan singgah di Rumah Teh Jepang,Ryo Zan Tei Japanese Restaurant, Kebun Raya, Tatami Spa dan Ume Tatami Suite serta Toko Cenderamata Jepang.

Selain itu, rencananya pihak pengelola di Bukit Tinggi juga akan melengkapinya dengan beberapa miniatur negara-negara lain di dunia.”Saat ini yang sudah kita rencanakan adalah miniatur negara Vatikan (Italia), Jerman dan juga Spanyol. Semuanya berada di kawasan Bukit Tinggi ini,” Jelas Chepailing.

Rasa lelah dan capek menjelajah ‘negara’ Prancis dan Jepang di Bukit Tinggi telah memberikan pengalaman dan sensasi yang mengasyikkan. Keromantisan, nuansa cinta, keheningan dan keramahtamahan menjadi bagian yang tak terlupakan dalam perjalanan ini. Sebelum kembali ke Medan, ku pandang jauh-jauh bukit pegunungan di atas Colmar Tropicale, berharap suatu saat kaki ini bisa kembali kesini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: