Oleh: triy | April 28, 2009

Menikmati Indahnya Kota Kuala Lumpur dengan Ho-Ho

Foto-foto dulu lah...

Foto-foto dulu lah...

Malaysia Tourism Centre menjadi titik awal bagi kami (jurnalis), yang diundang dalam acara Colour of Malaysia 2009 saat akan menikmati indahnya pemandangan Kota Kuala Lumpur (KL). Bersama dengan empat jurnalis lokal dan PR Tourism Malaysia Medan, saya berkesampatan menaiki Hop-On Hop-Off atau lebih dikenal dengan Ho-Ho berkeliling di Kota KL.

Ya… untuk mengitari KL memang tidaklah terlalu sulit. Pemerintah di sini sudah menyiapkan fasilitas lengkap bagi para pelancong. Dengan membayar tiket 38 RM untuk wisatawan asing dan 19 RM untuk lokal, Anda sudah bisa sesuka hati naik turun bus bertingkat ini selama 24 jam.

Di dalam bus ini, Anda bisa menikmati keunikan, keindahan, kebersihan plus kemegahan kota KL. Dengan desainnya yang hanya beratapkan kaca, para penumpang bebas melihat jejeran gedung-gedung raksasa yang menghiasi sisi jalanan KL.

Mengandalkan konsep alam dan bangunan tradisional di sekililingnya, jalanan di sini memang sangat menakjubkan. Selain bersih, rindangnya pepohonan semakin menambah keindahan kota ini.

Setelah menunggu kurang lebih duapuluh menit, bersama dengan tour guide, Ahmad Azam, kami pun bergegas menaiki Ho-Ho. Bus pun selanjutnya meluncur mulus melewati jalanan mulus KL.

Menurut Azam, butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk bisa berkeliling dengan Ho-Ho. Namun sayangnya, karena keterbatasan waktu, kami hanya bisa menikmati Ho-Ho sekitar satu jam. Sebagai seorang guide, Azam pun memberikan informasi tentang tempat-tempat yang dilewati oleh Ho-Ho.”Saat ini kita sedang melewati menara kembar Petronas, yang merupakan icon negara Malaysia,” ujar Azam ketika Ho-Ho berada persis di bawah menara kembar ini.

Dua Hal yang Harus Anda Perhatikan

Menjelajahi KL dengan Ho-Ho memang sangat mengasyikkan. Pemerintah setempat sepertinya sudah mendesain sedemikian rupa guna memberikan akses bagi pelancong yang datang untuk menikmati segala kelebihan kota ini. Meski begitu, Anda juga harus menaati peraturan-peraturan di KL, jika tidak ingin menyesal kemudian. So, apa saja yang harus Anda perhatikan saat jalan-jalan di KL.

Pertama, satu yang patut mendapat acungan jempol saat melewati jalanan di KL. Apa itu? Kebersihannya. Ya… jalanan di sini memang sangat bersih. Belum lagi dengan hadirnya pepohonan yang masih tetap dijaga keasriannya, semakin menambah sejuk Kota KL.

Kedua, satu hal lagi yang juga harus Anda perhatikan saat jalan-jalan menikmati jalanan di KL. Jangan sekali-kali membuang sampah dan merokok sembarangan. Karena jika Anda lakukan, dan Anda ketahuan, Anda harus bersiap merogoh kocek sebesar 300 RM atau setara 1 juta rupiah sebagai dendanya.”Merokok boleh saja, asal pada tempatnya,” seru Azam memberitahu.

Lewati Tempat Favorit di KL

Ho-Ho

Ho-Ho

Selama berada di atas Ho-Ho, kami diajak melihat beberapa tempat-tempat favorit di KL.Dari mulai kawasan Bukit Bintang. Sebuah bangunan yang memiliki tinggi sekitar 276 dari jalan raya. Di kawasan ini banyak lokasi wisata, seperti water park, lake garden park, shopping area, museum negara dan objek wisata lainnya.

Twins Tower atau menara kembar Petronas menjadi target selanjutnya. Dari dalam Ho-Ho kami dapat melihat salah bangunan tertinggi di dunia ini. Ketinggian menara Petronas sendiri mencapai 452 meter atau 1.483 kaki. Para pelancong diberi kesempatan selama sepuluh menit untuk mengabadikan dirinya di bawah menara Petronas.

Puas berfoto-foto ria di kawasan ini. Ho-Ho pun melanjutkan perjalanannya kembali. Kali ini tempat yang kami tuju adalah sebuah menara yang bercorak Islami. Menara yang dirancang oleh Cesar Pelli ini memiliki 88 lantai. Kemudian melewati Istana Trengganu, salah satu bangunan megah yang berarsitektur unik dan modern.

Kompleks Kraft, salah satu kawasan yang dijadikan sebagai pusat kerajinan di KL juga tak luput dari Ho-Ho. Kemudian Ho-Ho melaju di Jalan Petailing, atau lebih akrab di kenal dengan sebutan China Town dan Chow Kit. Kawasan ini merupakan area favorit untuk Anda yang suka belanja. Beragam barang-barang murah dapat Anda dapatkan di sini. Dari mulai baju, tas, sepatu, arloji dan juga pernak-pernik aksesori lainnya.

Sebelum menuntaskan perjalanan dengan Ho-Ho, kami sempatkan untuk melewati salah satu tempat wajib bagi pelancong yang datang ke KL. Ya… selain menara kembar Petronas, tempat satu ini merupakan tempat yang selalu menjadi idaman bagi pelancong untuk berfoto-foto. Apalagi lagi kalau bukan Istana Negara.

Dalam setiap perjalanan, Ho-Ho selalu memberikan kesempatan bagi pelancong selama beberapa menit untuk mengabadikan diri dengan berfoto-foto. Seolah tak ingin menghilangkan kesempatan, kami pun memutuskan berhenti sejenak untuk berfoto-foto.

Meski hanya dari luar pagar istana, para pelancong dibebaskan untuk memotret setiap sisi dari istana tersebut. Termasuk berfoto bareng dengan para penjaga istana yang berdiri tegak di pos jaga. Pengunjung di sini juga tak perlu khawatir jika harus berdesakan, tim dari kepolisian bersenjata lengkap siap menjadi pengaman plus disertai oleh tim medis.

Setelah satu jam mengikuti perjalanan Ho-Ho, kami pun bergerak kembali menuju pusat kota. Melewati jalan tol dengan gedung-gedung pencakar langit sebagai penghiasnya. Tak ketinggalan juga melewati monorail serta fly over hingga akhirnya kembali di Hotel Sheraton, hotel tempat kami menginap selama di KL.

Iklan

Responses

  1. Kok ada foto si kibo lha disitu, hahahahaha!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: