Oleh: triy | Februari 17, 2009

Misteri Hubungan Obama dan Lincoln

Obama-lincoln

Obama-lincoln

Pada Kamis, (12/2) Presiden AS Barack Obama mengunjungi Memorial Lincoln guna menandai tahun ke-102 Asosiasi Abraham Lincoln di Springfield. Obama. dan Lincoln ternyata memiliki hubungan yang unik dan penuh misteri.

Sejumlah persamaan baik itu dalam bentuk angka, penampilan berkharisma, dan kekuatan moral dalam pidatonya, mengikuti sebuah alur sejarah yang terhubung oleh sebuah takdir yang kuat. Berikut adalah persamaan yang mengikat kedua pemimpin AS ini.
–    Lincoln menjadi Presiden pada 4 Maret 1861, sementara Obama lahir pada 4 Agustus 1961
–    Lincoln lahir pada 12 Februari 1809, sementara Obama menjadi Presiden pada 20 Januari 2009
–    Lincoln dilantik menjadi Presiden pada hari ke-4 bulan pelantikannya
–    Obama lahir pada pada hari ke-4 bulan kelahirannya
–    Obama adalah Presiden ke-44 AS
–    Pada 2008 (147 tahun setelah Pelantikan Lincoln 1861), Obama terpilih sebagai Presiden di usia 47 tahun
–    Obama lahir 100 tahun setelah Lincoln menjadi Presiden, sementara Obama menjadi Presiden 200 tahun setelah kelahiran Lincoln
–    Obama menjadi presiden AS Afrika-Amerika pertama, sementara Lincoln menjadi presiden AS pertama yang membebaskan budak
–    Lincoln menjadi presiden semasa krisis Perang Sipil, sementara Obama semasa krisis finansial
–    Obama dan Lincoln adalah Senator AS yang mewakili Negara Bagian Illinois
–    Postur Obama dan Lincoln sama-sama tinggi langsing dan berkharisma
–    Obama dan Lincoln sama-sama pengacara yang berpraktik di Negara Bagian Illinois
–    Obama dan Lincoln sama-sama gemar mengenakan pakaian hitam
–    Obama dan Lincoln mengambil Sumpah Jabatan Presiden dengan menggunakan Injil yang sama
–    Obama dan Lincoln menggunakan replika piring China yang sama selama pelantikan.

Saat berpidato dalam pembukaan resmi Teater Ford di Washington, Rabu lalu, Presiden Obama memuji keyakinan Lincoln bahwa bangsa yang terpecah bisa disatukan kembali. “Karena meski banyak aspek yang memecah kita – Utara dan Selatan, hitam dan putih – dia (Lincoln) memiliki keyakinan mendalam bahwa kita, di dalam hati, adalah satu bangsa satu negara,” ujar Obama. (Berbagai Sumber)

Iklan

Responses

  1. Menurut gue, Obama kurang tegas soal masalah Israel dan Palestina. Emang sih, Israel sangat menekan Amerika agar menutup mata soal Human-Rights Violations di sana, namun Obama kan berjanji akan membawa Change? Harusnya dia nggak takut mengenai konsekuensi mencoba mengubah dunia, dong!
    Gue waktu itu sempet liat ada political fashion company, namanya shirTalks, yang dengan kerennya menyindir masalah ini. Ada desainnya, Obama tampangnya bego dan bingung banget. Konyol, tapi bermakna! Ada di blog gue:

    http://shirtalks.wordpress.com/2009/02/20/amerika-pilih-obama-tapi-siapa-yang-akan-obama-pilih/

  2. Satu lagi kesamaan mereka -:sama2 gak ada manfaatnya buat kita


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: