Oleh: triy | Januari 9, 2009

The Bungkuks : Suguhkan Musik Dengan Gaya Ceria

Tri Yuwono | Global | Medan

The Bungkuks band

The Bungkuks band

Tampil bebas dengan gaya lugas dan ceria menjadi modal bagi band satu ini untuk tampil di atas panggung. Mendengarkan lagu-lagu yang dibawakan oleh band yang menamakan dirinya The Bungkuks ini, sejenak hilang rasa putus asa yang sedang kita alami.

“Musik yang kita bawakan lebih bergaya ceria dan gembira. Alasan utama kita eksis di jalur seperti ini adalah ingin memberikan hiburan kepada para pecinta musik untuk bisa menikmatinya, walaupun mereka sedang memiliki masalah. Intinya kita mengajak untuk tidak pernah putus asa dan pantang menyerah dalam menghadapi kehidupan,” ungkap Redah, bassis The Bungkuks.

Grup band yang terbentuk pada pertengahan tahun 2007 ini diperkuat oleh lima anak muda yang memiliki latarbelakang hampir sama, yakni pecinta aliran musik rock n roll. Kesamaan inilah yang membuat mereka mengadopsi aliran rock n roll menjadi aliran dalam menyajikan hasil karyanya kepada para mania musik Kota Medan.

Selain Redah(bassis), empat personil The Bungkuks lainnya adalah Khalil(vokalis), Riki(gitaris), M Imam Swenda(gitaris) serta Rian(drummer).”Salah satu yang melatarbelakangi The Bungkuks berdiri adalah kesukaan aliran musik dari para personilnya,” seru Redah saat di temui Global di sela-sela latihannya di Studio JG kemarin.

Sebuah lagu berlirik bahasa inggris yang berjudul ‘You can’t dance in your fake life’ saat ini menjadi andalan bagi The Bungkuks untuk menembus blantika musik Indonesia. Keinginan agar hasil karyanya bisa diterima oleh publik membuat lirik berbahasa asing dijadikan pedoman dalam berkreatifitas.

“Kenapa lagu yang kita buat menggunakan lirik bahasa asing, biar lagu-lagu ini bisa diterima oleh semua orang, terutama mereka yang berada di luar Indonesia. Perkembangan tehknologi kan sekaran ini sudah maju, dari situlah kita ingin memasukkan karya kita, sehingga juga bisa dinikmati oleh pecinta musik yang tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga di luar Indonesia,” papar Redah yang di amini oleh personil lainnya.

Untuk menyapa para penggemarnya, berbagai ajang festival dan juga event musik sering diikuti oleh The Bungkuks. Dari mulai yang skala kecil seperti acara ulang tahun hingga acara besar, seperti Marlboro trailler series, Honda Jazz road show, festival Indie Medan dan Gejolak Saturday.

“Ke depannya kita ingin lebih baik lagi dari sekarang. Selain itu kita berharap karya-karya yang kita buat juga bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, sehingga The Bungkuks bukan hanya bisa tetap eksis di dunia musik lokal tetapi juga nasional, syukur bisa lebih dari itu,” terang Redah yang mengaku saat ini sedang menyelesaikan lagu keduanya ini.

Iklan

Responses

  1. MOHON RESTU ALBUM KEDUA “ANTOLOGI JIWA-JIWA”

    Salam Gerilya,
    Kami telah mengupload seluruh lagu ELEX YO BEN dalam album pertama GENDING BEJAD.

    Silahkan di download secara gratis di blog ini.

    Hingga akhir April 2009 kami akan melakukan proses recording album kedua yang kami beri judul “ANTOLOGI JIWA-JIWA.” Dalam album tersebut, EYB berjanji untuk menghadirkan karya yang bisa dipastikan beda dari album sebelumnya.

    Pantau kabar terbaru EYB yang selalu kami beritakan lewat blog http://elexyoben.wordpress.com/ ini. Sejumlah video klip, kontak person, data, untuk berbagai kerjasama atau sekedar menyambung relationship juga bisa anda dapatkan dalam blog ini.
    Keseluruhan lagu yang telah kami upload adalah sebagai berikut :
    Perempuan Di Batu Nisan (3:35), My Wife Very Dangerous (3:36), Perangkap Rock N Roll (3:41), Saat Ku Brutal (3:03), Love Emang Anjrit (4:08), The Panu Fans Club (3:36), Baju Biru / Hikayat Homo Erecsionizt (3:09), Anak Studio (2:21), Gending Bejad (8:00), Rock Dijidatmu – Solo gitar (8:30) plus bonus versi live akustikannya MY WIFE (IS) VERY DANGEROUS

    ELEX YO BEN (EYB) are
    DIONYS DHEWANINDRA : All Song/lyric/vocal/video klip maker
    RHINDRA SUSPA : All Instrument/Composer/rec/mixed

    SELAMAT MENIKMATI :
    PEREMPUAN DI BATU NISAN.mp3 (3:35)
    MY WIFE VERY DANGEROUS.MP3 (3:36)
    THE PANU FANS CLUB.MP3 (3:36)
    SAAT KU BRUTAL.MP3 (3:03)
    LOVE EMANG ANJRIT.MP3 (4:08)
    PERANGKAP ROCK N ROLL.MP3 (3:41)
    ANAK STUDIO.MP3 (2:21)
    SI BAJU BIRU ( Hikayat Homo ereczionizt).MP3 (3:09)
    GENDING BEJAD.MP3 (8:00)
    ROCK DIJIDATMU.mp3 – Solo gitar (8:30)
    MY WIFE VERY DANGEROUS LIVE ACOUSTIC VERSION.mp3 (3:40)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: