Oleh: triy | Januari 9, 2009

The boencit’s : Eksis di Jalur Melodic Punk

Tri Yuwono | Global | Medan

The Bouncit's

The Bouncit's

Bagi para pecinta musik melodic punk di Sumut dan Aceh, pasti tak asing lagi dengan grup musik satu ini. Namanya yang agak unik tentu selalu melekat di ingatan para punk mania. The boencit’s yang artinya gemuk atau gendut dijadikan oleh para personilnya menjadi nama band ini. Hasilnya ternyata luar biasa, karena The Boencit’s yang terbentuk pada tahun 2005 silam ini langsung mendapat tempat dihati para pecinta musik lokal.

Band yang di isi oleh para pemuda yang senang bermusik dan bereksperimen dengan nada-nada yang harmonis inipun kemudian menjadi salah satu band yang paling di segani di daerah Sumatera Utara dan Aceh. Pasalnya, aksi panggungnya yang menawan saat beraksi di berbagai event-event di dua daerah ini, The Boencit’s selalu mendapat sambutan yang hangat dari fans-fansnya.

“Kita sangat bersyukur atas sambutan dan penghargaan dari teman-teman mania musik yang bisa menerima karya-karya kita. Ini akan menjadi modal yang besar sebagai motivasi bagi The Boencit’s untuk terus maju dalam menghadapi ketatnya persaingan industri musik ke depannya,” ungkap Dedi, salah seorang personil The Boencit’s saat di temui Global kemarin.

Dedi menuturkan, kisah dan awal terbentuknya band ini dikarenakan kembalinya ke-enam personilnya yang dulu sudah salah jalan, seperti Afri(drumer) dia sadar kalau musik rap tidak sesuai dengan dirinya. Kemudian, Love Dead(gitaris) yang berhenti dari kegiatan ranger di Gunung Sinabung, diapun turun gunung dan bergabung ke jalur musik lagi.

Gayung pun bersambut, keinginan Afri dan Love Dead mendapat respon dari Phadha. Dari sinilah, mereka bertiga berencana untuk membentuk band agar wana be to famouse. Ade(bassis) yang punya keahlian dalam memetik bass pun akhirnya diajak untuk ikut bergabung. The Boencit’s semakin lengkap setelah Andre(gitaris) dan bayu juga ikut bergabung.

“Setelah kita rasa sudah cukup. Akhirnya kita sepakat mendirikan The Boencit’s. Dengan mengawali aksi panggung menjadi bintang tamu satu-satunya di Aceh dalam rangka Soundrenaline. Aksi The Boencit’s ternyata mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat Aceh yang menyaksikannya,” ujar Dedi.

Untuk menambah nuansa musik punk melodik yang menjadi aliran The Boencit’s, kreatifitas memadukan unsur musik pun dilakukan. Salah satunya adalah dengan bereksperimen dengan menggabungkan alat musik saxophon di dalamnya. “Pertama sih pandangan orang aneh, musik Melodic Punk kok pakai saxophon,” ungkap Dedi.

Namun, lanjutnya, hasil eksperimen tersebut membuat banyak orang yang terkesima mendengar serenada saxophon Bram yang kini telah resmi bergabung dengan The Boencits.

Menjadi pengiring band-band terkenal daro Jakarta saat manggung di Medan pun sering dilakoni oleh The Boencit’s, seperti saat manggung bersama shaggy dog dan TheBrandals. Bernaung di bawah bendera indie label, The Boencit’s pun sudah mengeluarkan mini album bertajuk Show me your move serta album kompilasi Melodic to Medan.

Disinggung langkah kedepannya, Dedi mengatakan The Boencit’s akan tetap idealis sebagai musisi dengan gaya genre yang saat ini dibawanya.”Anak-anak TheBoencits akan tetap idealis lah dengan dengan genre yang dibawa sekarang. Toh musik bagi kita kepuasan jiwa, tidak bisa dikibuli dengan uang,” papar Dedi yang mengatakan salut atas kinerja Band Asal Lampung, Kangen Band.


Responses

  1. sukses y buat the boencit’s
    ultah q manggung y ntar

  2. gimn kabar ya masik inat engak ama aku

  3. gimn kabar ya masik ingat engak ama fitri

  4. good luck bwt boencit’s kpn bikin acara di jakarta

  5. hoam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: