Oleh: triy | November 24, 2008

Dari Sumber Kampus USU Padang Bulang hingga Taman Simalem Resort, Merek Hills-Lake Toba, Sumatera Utara

Sebelum Masuk Foto-foto Dulu Yah...

Sebelum Masuk Foto-foto Dulu Yah...

Butuh waktu satu minggu merencanakan perjalanan ini. Beragam persiapan pun kami siapkan. Ada bebarapa tujuan sebenarnya. Dari mulai sekedar jalan-jalan, mengikuti konser hingga mengisi waktu luang saja.

Titik kumpul sudah disepakati dari Sumber, Kampus USU Padang Bulan. Jam 12 siang. Di kawasan Simpang Pos, bus sutra, yang biasa beroperasi ke daerah Berastagi sudah menunggu kami. Sebelum menuju kesana, kami sempatkan untuk mengisi perut yang sudah keroncongan.

Kenapa Tuh Yang di Belakang

Kenapa Tuh Yang di Belakang

Selain Aku, “kloter pertama” yang juga ikut kesana adalah S.Bob, Mustafa, Nia, Maya dan Ine. Sementara “kloter kedua” yang datang belakangan adalah Moleh Odong-odong, Habibi dan Kocek. Tepat jam setengah satu, Sutra mengantarkan perjalanan kami ke Kabanjahe.

Di Bawah Air Mancur

Di Bawah Air Mancur

Hujan rintik-rintik mengiringi perjalanan kami plus alunan lagu-lagu old melody. Lagu-lagu yang mengingatkan tentang sesuatu. Bus sutra yang kami tumpangi agak padat. Setelah kurang lebih dua jam, sampailah kami di terminal kabanjahe. Hujan rintik-rintik masih saja meluncur dari langit.

Sebelum kami melanjutkan ke rumah Nia, kami sempatkan mampir ke rumah K. Herda, salah seorang kawan kuliah juga. Suguhan kopi jahe menghangatkan badan, sekaligus mengusir rasa dingin yang hinggap dalam tubuh. Setengah jam kami berkujung di situ.

Secangkir kopi jahe membuat rasa dingin terobati. Perjalanan pun kami lanjutkan menuju Rumahnya Nia. Hanya butuh waktu tak kurang dari 10 menit kami sampai juga. Rintik-rintik hujan masih belum juga reda.

Untuk mengisi malam, kamipun mengelilingi Kota Kabanjahe. Ups… di tengah jalan, kami menemukan buah surga. Apalagi kalau bukan durian. yah… buah satu ini memang begitu spesial buatku. tak hanya menyajikan kenikmatan semata, tetapi juga membuktikan bahwa buah surga ini tiada duanya.

Selesai makan durian. kamipun melanjutkan perjalanan ke Pasar Kaget. Sebenarnya nggak ada yang membuat kaget. tapi, orang-orang disini menamakannya pasar kaget. nggak tahu kenapa?

Sayang Kalau Nggak Foto-foto

Sayang Kalau Nggak Foto-foto

Malam pun semakin larut. waktunya untuk tidur. Kehadiran Molen Bin Ari Tulang benar-benar membuat suasana Kota Kabanjahe yang dingin berubah menjadi panas. Tingkah dan aksinya membuat kami semua tak berhenti untuk tertawa. Yah, begitulah koreografer pribadi S.Bob. Pendamping setia S.Bob kemanapun S.Bob konser. Jam sudah menunjukkan angka 12 malam. mengingat besok kami harus melakukan perjalanan menyenangkan, dengan terpaksa kami pun semua menutup mata sejenak. sambil menunggu datangnya pagi.

Di depan pesona Danau Toba

Di depan pesona Danau Toba

Jam 8 pagi, sebuah mobil yang sewa sudah berada di depan rumah. Selama kurang lebih 40 menit kami berpacu dengan angin gunung. aksi Molen kembali mewarnai keriuhan di dalam mobil yang kami sewa. Tingkah dan polahnya mampu meluluhlantakkan hati sang sopir. tak mengherankan selama dalam perjalanan ke Resort Simalem, Moleh benar-benar menjadi bintang.

Pemandangan hijau jelas terlihat menemani perjalanan kami. Dari kejauhan Danau Toba terlihat jelas. hati pun seolah tak ingin cepat-cepat pergi dari daerah ini. Akhirnya kami pun sampai juga di depan gerbang Simalem.

Aremania Ada di Mana-mana

Aremania Ada di Mana-mana

Sebelum masuk ke resort, tak kami lewatkan dulu untuk foto-foto. terpaksa si bang sopir selain menemani perjalanan kami, juga didapuk menjadi fotografer dadakan. he….he…

Luar biasa indahnya, area seluas 2 Hektar ini mampu menghipnotis mataku untuk bersyukur kepada yang di atas. Begitu indah ciptaannya. luar biasa…….. keindahan Danau Toba benar-benar menyelimuti kalbu jiwaku. Tempat romantis yang tak hanya bisa melepaskan penat dan stres, namun menjadi sebuah inspirasi dalam mengatakan arti hidup dalam sanubari yang paling dalam.

Seperti tak ingin melewatkan tempat ini. Foto-foto adalah kegiatan yang nggak bisa untuk ditinggalkan.

Nggak Kompak Fotonya

Nggak Kompak Fotonya

bahkan, bisa dikatakan haram untuk tidak foto-foto. Pesona Danau Toba dan pesona alam lainnya benar-benar membuat hati dan raga tak ingin lekas meninggalkan tempat ini. Woiiiiii kapan kita kesana lagi. Ups…. agak banyak yah bawa uangnya……. daripada ntar kita di usir. wakakakakakakakakakak……

Terdampar

Terdampar

Di Bawah Langit Mendung, Di Samping Pohon

Di Bawah Langit Mendung, Di Samping Pohon

Belakangnya Danau Toba Tuh...

Belakangnya Danau Toba Tuh...


Responses

  1. gak suka aku liat foto xlian…………..
    kok bagus2 ne………………..
    hiks…………….hiks…………. kalo kemaren kalian gak maksa berangkat jm 8. ku susul xlian ke k. jahe……………………………………………………………………………………………………………………………..

  2. gila foto kau, try…

  3. tanggal 7 juni 2009 anak parwis usu go simalem lo

  4. Wah…sungguh Indah sekali Poto -2 nya broo, Terimakasih ya atas INfo nya, saya jadi kepengen jalan-2 kesana nih.

  5. wah…Indah sekali Pemandanggan ya broo, jadi kepengen jalan -2jalan kesana nih, makasih sekali ya atas Info nya.

  6. Kangen bgt ne dengan kalian teman – temanku yang gokil abiez, jadi kapan lage ne kita hangout kesana lagi euy..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: