Oleh: triy | Oktober 26, 2008

Paggar Band : Nama Berubah, Tak Masalah

Paggar Band

Paggar Band

Tri Yuwono | Global | Medan

Tak hanya personil sebuah grup band saja yang sering mengalami pergantian, nama band pun seolah tak mau ketinggalan untuk di ganti-ganti. Hal ini dialami oleh salah satu grup band yang saat ini sedang mencoba menembus industri musik lokal dan nasional, Paggar Band.

Menurut Yusrizal Nasution selaku drummer Paggar band, sebelum berganti nama menjadi Paggar band nama band yang digawangi oleh M Fahmi (vokalis dan ritem), Hendra Saputra (gitaris) dan Ahmad Arief (bass) adalah Aura band. Namun, karena sesuatu hal, Aura band akhirnya dirubah menjadi Paggar band.

“Sebelum berubah nama menjadi Paggar Band, kita menggunakan nama Aura Band, yang saat itu pernah tampil di beberapa event musik. Seperti dalam festival anti narkoba di UMSU, festival lagu ciptaan di Medan Putri. Namun karena sesuatu hal, kemudian kita berganti nama menjadi Paggar Band, tapi untuk jenis musik masih sama yakni pop alternatif,” cerita Izal, panggilan Yusrizal saat di temui Global.

Izal mengaku persaingan dunia musik baik itu di tingkat lokal dan terlebih-lebih tingkat nasional sangat ketat. Tetapi meskipun begitu bersama dengan grupnya, ia mencoba untuk terus mengembangkan karyanya sebagai salah satu satu kunci dalam bersaing dengan para musisi lainnya.

“Sebenarnya misi dan visi kami adalah ingin mempersatukan diri kami pada dunia musik, selain itu juga ingin memperluas jaringan cipta karya kami baik di tingkat lokal dan terutama di tingkat nasional,” ujar Izal.

Paggar band boleh berbangga hati, paling tidak karya-karyanya bisa diterima oleh para pecinta musik. Dari empat buah lagu ciptaannya yakni janji yang hilang, kenangan indah, lupakan aku dan menghilangkan luka, satu diantara lagu tersebut pernah menjadi Juara III dalam festival lagu ciptaan beberapa waktu yang lalu.

“Kita cukup bersyukur, meskipun grup ini termasuk baru di Medan. Namun, keberadaan kita paling tidak sudah mendapat sambutan dari para pecinta musik di sini. Satu buah lagu berjudul janji yang hilang bahkan pernah menang dalam festival. Hal ini tentunya semakin menambah motivasi kami untuk terus berkarya dalam bermusik,” terang Izal.

Izal menambahkan, band yang lahir pada 14 Desember 2005 ini, kini sedang giat berlatih untuk mengasah kemampuan dan kekompakan personilnya.”Kesibukan kita saat ini paling hanya latihan saja. Karena kita sedang menyiapkan beberapa buah lagu baru. Berhubung setiap personil punya kesibukan masing-masing, jadi latihan seperti ini sangat penting selain untuk mengasah kemampuan juga untuk terus saling menjaga kekompakkan,” tambahnya.


Responses

  1. knp paggar band gak pernah terdengar lagi di kanca musik medan kemana mereka…………??????????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: