Oleh: triy | Oktober 20, 2008

Alasan Mahasiswa Indonesia Banyak Yang “Bodoh”

Kita berpikir secara logika. Semuanya memang tergantung dengan mahasiswanya sendir. Tapi, tidak sepenuhnya si mahasiswa juga dipersalahkan. Ini juga pernah saya rasakan, selain harus kerja, kegiatan untuk belajar sehari-hari sungguh sangat berat saya lakukan. Sekali lagi kita berpikir secara logika.

Jadi, tidak mengherankan jika banyak mahasiswa yang tidak lulus saat ujian semester. Ada beberapa alasan yang sangat masuk diakal. Sekali lagi kita harus berpikir secara logika. Berikut ini alasannya :

Tahukah Anda, setahun itu hanya terdapat 365 hari yang kita tahu sebagai tahun akademik siswa… Mari kita hitung!

Hari Minggu
52 hari dalam setahun. Anda pasti tahu bahwa hari minggu itu adalah hari istirahat. Hari tersisa tinggal 313. Jelas, hanya tinggal 313 hari setelah dikurangi hari minggu mahasiswa punya kesempatan untuk belajar. Itu belum yang lain.

Hari Libur (Nasional maupun internasional)
Kurang lebih terdapat 13 hari libur dalam setahun, misalnya tahun baru, lebaran natal, dsb…. Jika kita asumsikan jumlah hari libur seperti itu, otomatis kesempatan untuk belajar mahasiswa tersisa tinggal 300 hari.

Libur Kuliah
Jelas semua mahasiswa akan libur dan tidak akan kuliah. Biasanya sekitar 2 bulan lebih, anggaplah sekitar 60 hari. Kalau di Universitas Sumatera Utara(USU), tempat saya kuliah biasanya jatuh pada bulan Juni-Juli. Hingga menunggu mahasiswa baru masuk kampus, sekitar bulan Agustus.Hari tersisa untuk mahasiswa belajar tinggal 240 hari.

Tidur
Tidur Yang paling baik adalah 8 jam sehari untuk kesehatan, jadi jika ditotal ada sekitar 120 hari terpakai dalam setahun untuk istirahat. Nah, hari tersisa untuk belajar tinggal 120 hari.

Beribadah
Paling tidak 1 sampai 2 jam perhari kita beribadah, kita alokasikan 25 hari dalam setahun. Itu total dari satu tahun. Dengan begitu hari tersisa untuk belajar mahasiswa tinggal 95 hari.

Bermain
Hal yang paling baik untuk kesegaran dan kesehatan adalah bermain. Paling tidak memerlukan 1 jam sehari. Itu sudah minimal, soalnya banyak yang lebih dari itu. Termasuk saya sendiri, bisa 2 jam lebih untuk bermain. Nah jika dihitung dalam setahun, kegiatan untuk sekedar melepas lelah bisa sampai 15 hari. Jadi, untuk belajar mahasiswa ada sekitar 80 hari.

Makan
Sekurang-kurangnya selama satu hari kita habiskan 2 jam untuk makan atau minum. Jumlah ini hasil dari rata-rata setiap hari kita makan tiga kali, taruhlah sekali makan kita butuh 40 menit, apalagi jika kita makan bersama, pasti lebih dari situ. Dikalikan setahun, hilang lagi sekitar 30 hari untuk belajar. Nah, kini hanya tersisa 50 hari untuk mahasiswa belajar.

Berbicara
Jangan lupakan, bahwa manusia adalah mahluk sosial yang butuh berinteraksi dengan orang lain. Kita ambil 1 jam perhari untuk berbicara. Jika dikalikan selama satu tahun, ada sekitar 15 hari terpakai lagi untuk berbicara. Efeknya, hanya tersisa tinggal 35 hari untuk belajar.

Sakit
Kitapun bisa sakit, baik ringan maupun berat. Itupun `kalau’ sakit, paling tidak 5 hari dalam setahun sudah cukup mewakili. Kecuali bagi orang yang sakit-sakitan. Ini tidak termasuk dalam sakit hati. Nah, setelah dikurangi lagi hanya tersisa tinggal 30 hari untuk belajar.

Ujian
Ujian itu sendiri biasanya dilaksanakan selama 2 minggu per semester, seperti juga yang lagi dilakukan di USU. Berarti, 24 hari sudah teralokasi untuk ujian. Hari tersisa tinggal 6 hari untuk belajar.

Refreshing
Untuk menyegarkan pikiran, refreshing itu perlu. Nonton dan jalan-jalan paling tidak menghabiskan waktu 5 hari dalam setahun. Nah, sekarang hari tersisa tinggal 1 hari.

Satu hari yang sisa itu khan HARI ULANG TAHUN….!!!
Masak harus belajar, sih?

Ha…ha… itulah sebabnya kenapa mahasiswa di Indonesia kualitasnya masih diragukan. Ups… itu hanya sebuah logika. Karena semuanya tergantung dengan mahasiswanya sendiri. tapi, sekali mahasiswa juga tidak bisa disalahkan. So, saling memaafkan sepertinya menjadi sikap yang paling sesuai. Nggak nyambung yah….

Iklan

Responses

  1. yah klo ini mah emg dr awalnya udh ga niat…mw diapain jg sm aj…..
    gak ngaruh jg mw kuliah dbelahan bumi manapun klo niatnya ga ada….

  2. perhitunganan yg aneh.
    saya sbg mahasiswa jurusan matematika anggap itu itungan yg tll dibuat sederhana.
    klo gt kok ada mahasiswa yg summa cumlaude?!
    kok mahasiswa luar negeri yg sebagian bsr ud pasti menghabiskan 20jam per minggu buat part time job,
    bs lbh baik?!

  3. Satu lagi, Dosen yang ngajar ga jelas…. Maksudnya Bukan dosen tapi penjelasan materi…. 😀

  4. Siiip Bos, hebat banget sih logikanya? Gw setuju sih sama perhitungan sampeyan.. Tapi gw g setuju kl di bilang mahasiswa Indonesia “Bodoh”.. Dengan tanpa hari untuk belajar aja banyak yang jadi “orang” apalagi kalo semua mahasiswa Indonesia belajar???? Kan bisa lain ceritanya.. Bisa-bisa Indonesia yang jadi Negara Adikuasa.. Ada yang setuju g sama gw? BTW lam kenal ya…

  5. hm.. kok nggak ada jatah buat ngeblognya? 🙂

  6. belajar ga harus nyedian waktu khusus..
    karena belajar adl proses mencari tahu, bisa dimana aja, kapan aja, kadang tak terduga..

    btw, nice post bro.. ^^

  7. lha waktunya clubbing, main billyar, berpacaran? bercinta? mana dong? brarti kurang tuh waktunya 😆

  8. hahahahahahaha
    emank iya kali
    gw juga sering kaya gitu…….

    tapi blum nonto tv, main compi, maen ps, main cewe,main segalanya dah……

    😀

  9. bagus,,,

    permainan logikanya,,,
    salut bisa sampai terpikir sejauh itu,,,

    good luck

  10. lu yhang iri
    kalo terus belajar ya modar

  11. tergantung mahasiswanya sendiri c menurut gue..bener, kita bisa belajar kapan ja, dimana ja,..gue malah bingung banget kalo gak belajar, atau tanpa belajar seharian, hidup gue merasa teromabang-ambing tapi gue gak tau lagi caranya belajar…T.T


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: