Oleh: triy | Oktober 10, 2008

Nyaris Hampir, Kandas Sudah…

Aku mengenalimu melalui satu Nama..
Aku memahamimu melalui satu Renungan…
Aku mengingatmu melalui satu Kenangan…
Dan Aku menyayangimu melalui satu Ketulusan… (iic)

sempurna, belum. karena semuanya harus ada hubungan antara satu dengan yang lainnya. jika hanya satu saja yang merasakan, tapi yang lainnya tidak. itu bukanlah suatu nama yang akan menuju kesebuah ketulusan. tetapi, sebuah dilema yang dapat menjadi bumerang bagi yang mengalaminya. semuanya memang harus saling memberi dan menerima.

aku tersentak saat, ponselku menerima sebuah sms yang menurut saya mengejek tentangku. bunyinya simpel, tapi mengandung makna yang sangat dalam. “Memberikan semua cintamu tidak menjamin bahwa dia akan mencintaimu juga. jangan mengharapkan cinta sebagai balasan. tunggulah sampai itu tumbuh dalam hatinya. jika tidak, pastikan cinta itu tumbuh di hatimu.”

mirip petir yang dipagi hari tadi membangunkan tidur nyenyakku. kata-kata itu benar-benar membangunkanku dari sebuah mimpi yang panjang. semuanya hanyalah mimpi. aku terbawa ke dalam sebuah fenomena yang mengasyikkan, sekaligus menyedihkan. suka dan duka benar-benar aku rasakan didalamnya.

beruntung, sms itu telah membangunkan diriku untuk mengambil keputusan. berat memang, tapi mau nggak mau aku harus melakukannya. dan keputusan itu telah kujatuhkan. sakit. jelas, aku tidak bisa membohongi diriku. tapi, itulah yang terbaik untukku, dia dan dirinya yang ada nan jauh disana.

aku sudah salah menganggap itu semuanya. aku terjebak dalam mimpi semu itu. walaupun akhirnya harus aku ambil resiko yang tak mungkin aku bisa menceritakan dengan kata-kata. karena aku tak ingin dia merasakannya. cukuplah diriku dan yang terdalam dalam sanubariku.

indahnya rembulan, tak lantas bisa menerangi gelapnya awan. tepisan sinarnya tertutup kabut tebal yang selalu dimainkan dihatinya. aku tak bisa apa-apa. aku hanya bisa merasakan kekecewaan itu. tapi, biarlah. kalau aku renungkan, apalah arti hidup ini. karena hidup ini tidak hanya untuk memberikan kasih sayang. cinta sejati tidak hanya di dunia ini. ada dunia lain yang akan menampung cinta sejati. nggak ada gunanya aku bersedih.

mimpi-mimpi indah itu biarlah tinggal mimpi. nyaris memang bahkan hampir, tapi semuanya kini sudah kandas…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: