Oleh: triy | Oktober 10, 2008

Ide Ubur-Ubur Raih Nobel

Ubur-ubur

Ubur-ubur

Gagasan pandai yang diilhami oleh hewan laut ubur-ubur membuat dua ilmuwan Amerika Serikat dan seorang ilmuwan Jepang meraih penghargaan Nobel di bidang kimia. Martin Chalfie, Roger Tsien dan Osamu Shimomura berhasil mengutak-atik mekanisme genetika yang mengatur pendaran atau luminositas pada hewan laut.

Saat ini, banyak ilmuwan menggunakan pengetahuan ini dalam penelitian mereka. Marka yang berpendar, misalnya, akan memperlihatkan bagaimana sel otak berkembang dan bagaimana sel kanker menyebar ke seluruh jaringan tubuh.

Namun penerapan teknologi ini juga dilakukan untuk meneliti bakteri yang berfungsi sebagai sensor biologi yang mengenali keberadaan materi beracun pada lingkungan.

Berwarna-warni

Ubur-ubur akan berpendar jika disorot oleh sinar biru dan ultraviolet karena kandungan protein di dalam jaringannya. Para ilmuwan menyebut zat itu sebagai GFP atau green fluorescent protein.

Osamu Shimomura mengambil langkah penting pertama untuk mengisolasi protein khusus itu dari ubur-ubur yang ditemukan di lepas pantai barat Amerika Utara pada tahun 1962. Dia kemudian menemukan kaitan protein GFP itu dengan sinar ultraviolet.

Sementara itu pada tahun 1990an, Martin Chalfie membuktikan kegunakaan GFP “sebagai alat pemantau gen pendaran”, seperti disebutkan di dalam kutipan Akademi Sains Kerajaan Swedia.

Kontribusi Roger Tsien adalah memperkuat “pemahaman umum tentang bagaimana GFP memendarkan cahaya”. Pada intinya, dia menyempurnakan dan memperluas pilihan dari hijau menjadi beraneka warna.

Ini adalah temuan penting karena membuka jalan bagi para ilmuwan untuk mengamati sejumlah preses biologis berbeda pada saat yang sama. GFP kini menjadi alat standar penelitian di laboratorium. Selain membantu penelitian dengan memperlihatkan cara sistem biologis bekerja, protein khusus itu amat penting dalam praktik rekayasa genetika.

Para ilmuwan yang berusaha mengubah struktur tanaman atau hewan seringkali menggunakan gen yang mengatur GFP. Zat berpendar yang dihasilkan kemudian akan memperlihatkan apakah modifikasi itu berjalan sukses atau tidak, yang secara dramatis meningkatkan efisiensi penelitian tersebut.

Sumber | Global

Iklan

Responses

  1. ubur-ubur ini sangat lucu sekali dan imut jika di lihat semua orang di mana-mana


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: