Oleh: triy | Oktober 7, 2008

Maidany : Sebarkan tembang-tembang bernuansa islami

Nasyid Maidany

Nasyid Maidany

Tri Yuwono | Global | Medan

Di bandingkan dengan popularitas group band musik yang beraliran keras, group musik yang beraliran religius seperti nasyid memang masih kalah jauh. Namun, meskipun begitu bukan berarti group musik nasyid tidak memiliki penggemar seperti halnya dengan penggemar group band yang beraliran rock, pop, emo, underground, maupun melo sekalipun.

Lihat saja penampilan group nasyid Maidany, nasyidmania di indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan group satu ini. Meskipun gaungnya masih kalah dengan group-group band, group nasyid asal Medan ini mampu menggebrak blantika dunia musik indonesia dengan nuansa musik islami yang dibawanya.

Menurut Mustofa Ismail, selaku manajer Maidany, group nasyid yang digawangi oleh Adros Sadeq, Amry, Aqos Syahrial, Yus Mariono ini berdiri sejak tahun 1995 yang lalu. “Kita dulu membuat group ini sekitar tahun 1995, yang terdiri dari para mahasiswa dari USU. Memang dari dulu kita mengusung musik yang beralternatif seni bernuansa islami,” ungkap Mustofa saat di temui Global kemarin.

Mustofa menambahkan, group nasyid yang awalnya bernama Assyabab yang berarti para pemuda ini di tahun 1997 mengadakan rekaman ke Jakarta. Namun, karena di Jakarta sudah ada group yang memiliki nama sama, kemudia Assyabab dirubah menjadi Al Maidany yang berarti pemuda dari Medan. Dan pada tahun 2004, nama Al Maidany dirubah menjadi Maidany.

Meskipun keberadaan group nasyid hanya ramai pada saat menjelang puasa maupun hari-hari besar agama islam. Tidak lantas menghalangi Maidany untuk terus membuat kreasinya. Sejak berdiri hingga sekarang, group nasyid yang sering ganti-ganti personel karena alasan kesibukan ini paling tidak sudah menelurkan album sebanyak 6 buah.

“Album kita sudah ada sekitar 6 buah, untuk album yang ke enam ini rencananya akan dilakukan grandlaunching pada bulan Desember mendatang. Pada tahun 1997 lalu kita sudah membuat 3 buah album, kemudian pada tahun 2004, 2005 dan 2007 masing-masing satu buah album,” ucap Mustofa.

Tiga buah album yang dibuat Maidany pada tahun 1997 yakni Al Fajar, Sholatlah dan Amin Ya Allah. Sementaara pada tahun 2004 berjudul Bahasa Jiwa, selanjutnya di tahun 2005 berjudul Senandung Langit dan pada tahun 2007 ini berjudul Dua Wajah. Dari sekitar enam buah album yang sudah ditelurkan Maidany, beberapa lagu bahkan pernah menjadi hits di beberapa radio tanah air.

“Selain di Medan, di beberapa kota lain seperti Bandung, Riau, Padang, Yogyakarta dan Aceh, lagu-lagu yang kita bawakan pernah menjadi hits di radio. Hal ini tentu cukup menggembirakan bagi kami, apalagi dari kesemua album tersebut, jika di hitung-hitung telah terjual hingga 15.000 copy lebih,” terang Mustofa.

Namun, Mustofa menyayangkan group musik beraliran nasyid saat ini masih belum bisa mengimbangi group musik aliran lain, terlebih-lebih musik yang datang dari dunia barat.”Ini yang sangat kita sayangkan, karena group nasyid biasanya ramai kalau menjelang hari besar agama islam saja, kalau sudah itu seperti tidak ada gaungnya,” ucap Mustofa menutup pembicaraan.


Responses

  1. maju terus buat maidany apapun ceritanya

  2. its my favorit nasheed coz of remaind me about …..

    to sahabat sahabt prast…semoga silaturahim tetap terjaga..

  3. aslm..
    maidany mmg top deh..
    q ska bbgt dgn lagunya…salm knal y.. dari ranie


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: