Oleh: triy | Oktober 6, 2008

Inspiracy Band : Anut Aliran Bebas Dalam Bermusik

Inspiracy Band

Inspiracy Band

Tri Yuwono | Global | Medan

Gaya bebas dan agak sedikit urakan menjadi ciri khas Inspiracy Band saat beraksi di atas panggung. Tak heran jika setiap tampil diatas panggung, musik berirama keras yang dibawakannya selalu di ikuti oleh para penonton untuk bergoyang dan sesekali loncat-loncat. Kebebasan seperti inilah yang dijadikan Inspiracy untuk menarik simpati para penonton saat kondisi dibawah panggung mulai pasif.

“Kita ingin menampilkan sebuah suasana energik dan spirit kepada para penonton. Dengan kebebasan lah hal itu dapat tercapai. Apabila para penonton dapat mengikuti irama musik yang kita bawakan, seperti bergoyang dan berloncat-loncat sepertinya ada satu kepuasan tersendiri yang kita rasakan. Artinya, jika musik kita dapat diterima oleh mereka,” ujar Aa Tun, sang vokalis saat di temui Global kemarin.

Aa Tun menambahkan, band yang terbentuk pada tahun 2006 silam merupakan pecahan dari grup band yang sudah adasebelumnya. Keingingan untuk bisa selalu berkreatifitas dalam bermusik, sebuah grup band baru dibentuk. Dengan mengandalkan personil lain, seperti Agung (drummer), Panji (Gitaris), dan Enda (Bassis). Keempat anak muda ini membentuk grup band yang kemudian mereka namakan Inspiracy Band.

“Biasalah grup band ini, karena kurang ada komitmen yang kuat diantara para personilnya, baru setengah jalan akhirnya berhenti. Dari situlah kemudian kita terinspirasi untuk membuat grup band baru lagi yang memiliki visi dan misi yang sama. Dan, kami bersyukur paling tidak grup band yang pada bulan ini tepat berusia satu tahun, masih tetap bisa eksis di jalur musik Kota Medan,” papar Aa Tun.

Meski baru menginjak usia setahun, perjuangan para personil Inspiracy Band tak sia-sia. Pasalnya, grup band yang menganut aliran musik hip rock sedikit metal ini telah berhasil membuat tiga buah lagu, yaitu satu lagu berbahasa inggris yang berhudul berjudul Break The Solitude dan dua buah lagu berbahasa Indonesia yang berjudul Sirna dan Inspirasi.

”Untuk lagu yang sudah kita buat ada tiga buah. Saat ini kita juga sedang proses pembuatan beberapa lagu lagi. Pinginnya sih, lagu-lagu yang kita buat ini dapat menembus pasar lokal dan nasional. Kita optimis kalau itu bisa kita capai, paling tidak jika melihat beberapa sepak terjang teman-teman grup band lain di Medan, dimana diantaranya sudah berhasil menembus level nasional,” Aa Tun, diamini personil lainnya.

Demi mewujudkan impiannya untuk bisa berkiprah di dunia musik nasional, grup band yang bermarkas di Jalan Pembangunan No 22 Medan ini pun selalu rajin latihan. Karena, diwaktu seperti inilah para personil Inspiracy mengaku bisa selalu berkomunikasi serta membahas kondisi grup bandnya. “Latihan itu sangat penting, apalagi kita setiap hari kan tidak selalu bertemu. Dengan begini kita dapat selalu saling berkomunikasi antar personil lainnya,” seru Aa Tun yang menjadikan Studio Musik JG sebagai tempat berlatihnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: