Oleh: triy | September 25, 2008

Studi: Ikan Paus Dulunya Berkaki dan Berpinggul

Ikan Paus

Ikan Paus

Hasil studi berdasarkan fosil yang ditemukan terkini menguak bahwa nenek moyang ikan paus dulunya mempunyai kaki dan pinggul besar yang bergoyang-goyang saat berenang untuk menggerakkan tubuhnya. Penemuan ini membantu menguak keberadaan ikan paus modern antara 38 hingga 40 juta tahun silam.

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa ikan paus berkembang dan berevolusi dari mahluk-mahluk berkaki empat, semiaquatik hingga ke bentuknya yang sekarang kita kenal.

“Apa yang menarik pada hewan ini adalah bahwa ia dulunya mempunyai kaki belakang bersirip yang digunakan untuk mendorong tubuhnya saat berenang,” jelas penulis studi ini Mark D. Uhen, pakar paleontologi dari Alabama Museum of Natural History yang diuraikan dalam Journal of Vertebrate Paleontology.

Para amatir menemukan fosil-fosil bagian tubuh yang berbeda dari fosil-fosil diuraikan baru saja dari waktu ke waktu di Coffeeville Landing, Alabama. Setelah berbagai fosil tersebut dibawa ke University of Alabama di tahun 2005, Uhen menyadari bahwa semua potongan tersebut berasal dari spesies yang sama yaitu Georgiacetus vogtlensis.

“Ini bukanlah spesies baru dan yang signifikan dari mahkuk itu sudah kita ketahui,” kata Uhen. Setelah meneliti fosil-fosil hampir tiga tahun, Uhen menyimpulkan bahwa mahluk itu memiliki ekor, kaki bersirip dan bukan bersirip atau bercuping tunggal seperti yang dimiliki ikan paus masa kini dan Georgiacetus itu bergerak maju mundur dengan menggerakkan pinggulnya ke atas dan ke bawah di dalam air. Ditambahkannya, mereka belum mengetahui persis kapan hewan itu mulai memiliki kaki dan pinggul dan kapan kaki tersebut berevolusi hingga ke bentuknya sekarang.

Jonathan, Geisler, dari Georgia Southern, University menuturkan penemuan terkini itu, jika benar, akan membuat ilmuwan memikirkan kembali awal migrasi ikan-ikan paus. Dalam studi di tahun 2005 Geisler dan rekan-ekannya memberikan hipotesa bahwa perubahan evolusi tersebut dimulai di Asia Selatan.

Menurut Geisler, penemuan ini sangat mengejutkan sebab bukti sebelumnya mengenai ekor ikan paus pada Georgiacetus menyebutkan kepemilikan ekor bersirip saja. “Tentu saja fosil-fosil baru yang ditemukan dari aspek paleontologi bisa menuntun kita ke pemahaman yang baru.”

Sumber : Global

Iklan

Responses

  1. masa sich ga percaya tuh………..

    • @daffa : tinggal baca aja masi gak percaya,emang bisa apa anda ?
      bisanya cuman ngomong n mencacat,mereka itu ilmuwan,yang otaknya jauh 10.000 kali dr anda
      jadi lihat saja dan koreksi diri anda dahulu sebelum anda mengomentari orang lain,khususnya yang lebih pintar dari anda.
      karena anda hanyalah orang bodoh yang bisanya hanya bicara saja

  2. berantem aja …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: