Oleh: triy | September 12, 2008

Sambil Lihat Pemandangan, Nikmati Jagung Penatapan. Uhh… Enaknya

Tri Yuwono | Global | Medan

Nyam...nyam... jagung penatapan

Nyam...nyam... jagung penatapan

Jagung, siapa yang tak kenal dengan tanaman satu ini. Selain dapat dinikmati sebagai pengganti menu makanan utama, pengganti padi, kenikmatan jagung juga dapat dirasakan dengan berbagai cara, diantaranya adalah dengan di bakar dan di rebus. Mungkin di beberapa tempat di Kota Medan sudah banyak penjual jagung bakar dan rebus. Namun, kelezatan jagung yang paling enak adalah jika dinikmati di suasana yang dingin, seperti yang ada di Penatapan.

Ya… Penatapan, kawasan bersuhu dingin yang terletak di jalan Jamin Ginting, jalan menuju Kota Berastagi ini memang banyak penjual yang menjajakan penganan ringan ini. Suasananya yang dingin membuat kelezatan jagung lebih terasa nikmat.”Saya menjual jagung di sini sudah puluhan tahun. Tempat ini dipilih, karena para pengunjung yang datang selain bisa menikmati jagung, juga bisa melihat pemandangan pegunungan. Cuacanya yang dingin semakin menambah lezat jagung-jagung ini,” ungkap Ratmi, salah seorang penjual jagung.

Menurut Ratmi, setiap hari kedai jagungnya bisa dikunjungi pelanggan hingga mencapai ratusan orang. Lebih-lebih jika liburan, masyarakat banyak yang datang untuk menikmati jagung-jagung yang ada di Penatapan ini.”Ciri khas Penatapan ini kan jagungnya, meskipun di sini juga banyak tersedia masakan lain, seperti mie atau nasi goreng, tetapi jagung tetap menjadi pilihan masyarakat. Apalagi jika hari libur, masyarakat yang datang lumayan banyak,” serunya.

Di kedai-kedai jagung ini, Anda bisa memilih aneka rasa jagung. Kalau Anda penyuka makanan dengan rasa pedas, jagung bakar dengan lumuran saos cabe yang di tambah dengan margarine siap untuk Anda santap, begitu juga dengan Anda yang suka dengan rasa manis dan asin.

“Kita di sini menyediakan beberapa aneka rasa jagung bakar, diantaranya adalah rasa manis, pedas dan juga asin. Jadi, pengunjung yang datang kesini bisa memilih rasa jagung bakar mana yang paling disuka, kita tinggal buat saja,” ujar ibu beranak tiga ini.

Ratmi menambahkan, selain jagung bakar, kedai-kedai di Penatapan ini juga menyediakan jagung rebus. Baik jagung bakar dan jagung rebus, kata Ratmi lagi, keduanya menggunakan jagung-jagung yang masih muda. Sehingga, rasa jagung tetap manis dan tidak keras saat di gigit.

Karena di kawasan ini cuacanya lumayan dingin, Ratmi menyarankan, agar jagung-jagung yang sudah di pesan agar cepat di makan. Pasalnya, jagung bakar atau rebus kalau sudah dingin dapat mengurangi kenikmatan rasanya.”Cuaca di kawasan ini kan dingin, kadang nggak sampai sepuluh menit, jagung yang sudah masak, bisa cepat dingin. Makanya, kalau mau menikmati kelezatannya, jagung yang akan di makan hendaknya yang masih agak panas,” ungkap Ratmi.

Masalah harga jangan khawatir, Ratmi dan penjual-penjual lain di daerah Penatapan ini hanya mematok harga 2000 rupiah untuk satu jagung. Murah bukan…, Nah jika Anda ada waktu, atau Anda mau jalan-jalan ke Kota Berastagi, tidak ada salahnya jika Anda mampir dan mencoba jagung-jagung khas Penatapan ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: