Oleh: triy | September 7, 2008

Hobi yang Membawa Berkah

Rumah Coklat

Rumah Coklat

Tri Yuwono | Global | Medan

Siapa yang tak kenal coklat, makanan satu ini memang memiliki banyak penggemar. Tidak hanya di kalangan anak-anak, orang tua pun banyak yang mengidolakan makanan ini. Rasanya yang aduhai saat menyentuh lidah, membuat banyak orang kesengsem akan kelezatannya. Nah, berangkat dari sinilah empat cewek yang sama-sama hobi makan coklat membuat sebuah usaha pembuatan coklat.

Keempat cewek tersebut adalah Indah Permata Sari, Rika Indah Sari, Yulia Safrina dan Dwifa Rakhmayanti. Mereka kemudian sepakat untuk membuat usaha bersama.“Ide mendirikan usaha pembuatan coklat yang dibuat dengan bentuk yang unik, berawal dari hobi kami yang memang suka dengan coklat, kebetulan di Medan kan belum ada usaha seperti ini,” ungkap Indah.

Indah menuturkan, karena rasanya yang khas dibandingkan dengan makanan lainnya membuat dirinya dan juga teman-temannya hobi untuk mencari-cari coklat di beberapa tempat perbelanjaan. Dari sinilah, mereka berempat melihat coklat yang dijual dikemas biasa-biasa saja. Maka tercetuslah ide untuk membuatnya dalam bentuk yang unik-unik.

Lambat namun pasti, usaha pembuatan coklatnya mulai berkembang. Usaha Roemah Chocolate yang telah dirintis selama kurang lebih setahun terakhir, kini telah menunjukkan hasilnya. Usaha yang keras, kemampuan teamwork yang baik serta keempatnya yang sama-sama memiliki hobi makan coklat menjadi modal utama dalam mencapai kesuksesan ini.

Coklat-coklat buatan Roemah Chocolate mendapat respon yang positif dari penggemar coklat, bahkan pemasarannya telah merambah ke berbagai tempat di Medan, khususnya di sekolah-sekolah yang merupakan lokasi paling strategis sebagai tempat memasarkan produknya.

“Saat ini kita memasarkannya ke sejumlah sekolah SMU di Medan, juga di beberapa kampus di Medan. Dan tentunya tidak ketinggalan jika pada waktu ada pameran-pameran kita selalu membuka stand rumah coklat, serta juga dengan menyediakan paket delivery,” ungkap Indah

Meskipun hanya sekadar hobi, namun dari usaha sampingan ini bagi keempatnya ternyata membawa berkah tersendiri. Karena, tidak hanya bisa menikmati coklat-coklat gratis, tetapi keuntungannya juga lumayan.”Usaha ini kan untuk sampingan, tapi bukan tidak mungkin suatu saat dijadikan sebagai sebuah bisnis yang menguntungkan,” jelas Indah lagi.

Untuk menambah daya tarik, coklat-coklat tersebut disulap menjadi bentuk-bentuk yang lucu, seperti rumah-rumahan, binatang, bintang, bunga-bungaan, alat musik dan lainnya. “Biasanya agar orang tertarik untuk membeli, kami membuatnya dengan berbagai bentuk yang menarik, sehingga bukan hanya rasanya yang enak tapi bentuknya juga menjadi daya tarik pembeli,” terang Indah saat di temui Global kemarin.

Indah menambahkan, dalam bulan Ramadhan ini Roemah Chocolate miliknya juga menyediakan parcel Ramadhan.Untuk setiap satu parcel dipatok harga sekitar 50 ribu hingga 200 ribu rupiah, sementara yang biasa dipatok harga dari mulai 2 ribu hingga 10 ribu rupiah.

Selain kenyang, ternyata hobi makan coklat juga mendatangkan keuntungan yang lumayan banyak. Nah, mungkin bagi Anda yang memiliki hobi serupa atau hobi lainnya dan kira-kira bisa mendatangkan untung tidak ada salahnya untuk mengikuti jejak Indah dan kawan-kawannya. Karena bagi mereka, hobi memang bukan hanya sekadar pelepas stres tetapi juga dapat disalurkan untuk berbisnis.

Iklan

Responses

  1. slm knl u mb indah cs,mb kl blh tau ptm bk lokasinya dmn n kr2 modal awal brpya? sy trtrk sp tau bs ikutan sukses he2..thk ya

  2. bagus,,senang baca profilenya…kebetulan aku tertarik sekali untuk interview nich…kapan ada waktu..for posting at young entrepreneur magazine


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: