Oleh: triy | September 4, 2008

Serai Wangi Manjakan Lidah dengan Cita Rasa Melayu

Serai Wangi

Serai Wangi

Tri Yuwono | Global | Medan

Dari Medan ke Kota Binjai
Pergi mencari buah rambutan
Hancur badan tulang bercerai
Masakan Melayu takkan terlupakan

Bait pantun tersebut akan menyambut Anda saat berkunjung ke Rumah Makan Internasional Serai Wangi. Seperti halnya pantun, rumah makan ini memang mengusung konsep budaya Melayu sebagai ciri khasnya.

Berbagai menu makanan dengan cita rasa Melayu dapat Anda nikmati di resto ini. Mulai dari sayuran, ayam, ikan hingga daging yang dimasak khas budaya Melayu.

Selama ini, Medan sangat identik dengan budaya Melayu. Namun demikian, jumlah restoran khas masakan Melayu masih kalah dibanding dengan resto masakan tradisional lainnya. RM Internasional Serai Wangi pun, berupaya menyajikan aneka masakan Melayu.

Pencetus ide rumah makan berkonsep Melayu adalah Ludfi Thahrir. Semua berawal dari kegelisahannya atas minimnya sajian makanan khas Melayu. “Saya mencoba mengangkat kembali menu makanan khas Melayu,” ujarnya.

Sebagai perkenalan pertama terhadap ragam makanan Melayu, coba Anda nikmati lezatnya anyang Melayu. Anyang merupakan makanan yang berbahan baku sayur-mayur yang diolah dengan kelapa sebagai bumbunya. Tersedia beragam menu pilihan anyang, antara lain, anyang rawa, anyang sotong jantung pisang dan anyang sayur pakis.

Racikan bumbu yang diolah secara tradisional, membuat anyang yang ada di resto ini benar-benar nikmat di lidah. Campuran sayur-sayuran dengan bumbunya akan membuat Anda ketagihan. Belum lagi sayuran yang disajikan dalam keadaan segar. Hmm… semakin menambah kesegaran anyang.

Selain anyang, Anda juga bisa mencicipi menu ayam olahan khas Melayu, yakni ayam serai wangi dan ayam kampung goreng serai. Nikmati juga hidangan ikan siakap tiga rasa, ikan bakar petani, ikan bakar sembilang, pais udang basah, udang goreng rempah. Dan tak kalah sedapnya adalah menu daging masak asam pedas, gulai kepah dan rendang Melayu. Yang pasti, di resto ini masih banyak lagi tersedia jenis makanan Melayu yang siap memanjakan lidah Anda.

Janda Mengamuk
Janda mengamuk merupakan nama untuk menu sambal yang ada di resto ini. Sambal ini bahkan menjadi salah satu menu andalan di resto ini. Jadi, jika Anda penyuka rasa pedas, jangan khawatir, Anda boleh merasakan bagaimana pedasnya diamuk sambal janda yang satu ini.

[ image disabled ] Menurut Ludfi Thahir—pemilik resto—sambal janda mengamuk memiliki keistimewaaan dibanding sambal lainnya. Diolah dengan menggunakan bahan-bahan tradisional, sambal janda mengamuk memiliki campuran dari pahit, manis maupun rasa pedas.

Selain sambal janda mengamuk, ada pula namanya sambal patah. Sambal ini dibuat dengan cara mematahkan cabai dan bawang yang menjadi bahan bakunya. “Sambal patah biasanya dimakan oleh para nelayan di pesisir pantai yang akan menikmati ikan hasil tangkapannya,” terang Ludfi.

Kehadiran kedua sambal tersebut kian memperkaya khasanah masakan Melayu yang tersaji di resto ini. “Memang selain menyediakan menu makanan Melayu, kita juga menyediakan berbagai macam sambal dengan cita rasa Melayu. Sambal janda mengamuk dan sambal patah menjadi menu favorit di sini,” ungkap Ludfi.

Sajian Internasional
Sesuai dengan menu masakan bercita rasa Melayu, resto ini juga didesain dengan ornamen Melayu. Menurut Ludfi, konsep Melayu ini sengaja diciptakan agar aura Melayu muncul saat menikmati beragam sajian makanan.

Resto yang mengedepankan konsep makanan rumahan ini kiranya pantas dikunjungi, apalagi jika Anda ingin melangsungkan pesta pernikahan, seminar dan pesta ulang tahun. “Tujuan menghadirkan resto ini adalah untuk memperkenalkan masakan khas Melayu, juga sebagai tempat berkumpul keluarga, sehingga konsep yang kami buat adalah konsep rumahan,” jelas ibu satu anak ini.

Resto yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin No 28/44 Medan ini, selain dikunjungi penggemar masakan khas Melayu dari lokal, juga menjadi tempat favorit wisatawan mancanegara, terutama yang berasal dari Malaysia. Dalam sehari, setidaknya ada sekitar 70-an pengunjung.

“Kebetulan kita bekerjasama dengan pihak travel, jadi hampir setiap minggu ada turis mancanegara yang makan di sini,” ungkapnya lagi.

Meski masakannya berkualitas internasional, namun untuk masalah harga, masih sangat terjangkau. Untuk makanan harganya berkisar dari Rp 7.500-Rp 25.000, sementara aneka minuman dari mulai Rp 5.000-Rp 12.000.

Untuk memenuhi penggemar masakan bercita rasa Melayu, resto ini dibuka mulai dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Jika Anda punya waktu, tak ada salahnya untuk menikmati wisata kuliner khas Melayu di Rumah Makan Internasional Serai Wangi ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: