Oleh: triy | September 3, 2008

Zuhaila Novita : Kembali Untuk Mengejar Prestasi

Novita

Novita

Tri Yuwono | Global | Medan

Dunia model ternyata memberi inspirasi positif bagi Zuhaila Novita. Selain dapat menyalurkan hobi, aktifitas di atas catwalk itu juga membawanya ke rutinitas yang mengasyikkan dan penuh prestasi.

Panggilan akan prestasi itulah yang akhirnya membawa Opy, begitu ia akrab disapa, kembali ke panggung. Yah, Opy memang sempat vakum dari hingar bingar panggung catwalk selama dua tahun. Kini, kerinduannya mengejar impian itu tak terbendung lagi. Ia sudah tak sabar untuk kembali ke panggung yang pernah membesarkan namanya itu.

“ Saya vakum dari panggung karena berkonsentrasi pada pendidikan. Kini sudah saatnya saya kembali mengejar prestasi di dunia modelling,” jelas Opy membeberkan alasannya.

Remaja yang masih berusia 14 tahun ini pun mulai tekun menapaki jejak-jejak masa depannya. Lihatlah, gadis berambut panjang ini sudah mulai lagi berlatih melenturkan jemari, menebar senyuman manisnya dan melangkahkan kaki untuk berlenggak-lenggok di atas catwalk.

Opy sebenarnya tak sengaja naik ke panggung modelling. Ia hanya diajak sahabat-sahabatnya untuk mengaktualisasikan diri terjun ke dunia fashion ini. “ Yah, semua karena sahabat-sahabat saya. Sama sekali saya tak pernah membayangkan mengikuti lomba-lomba peragaan busana,” ungkap gadis kelahiran 13 Juli 1993 ini.

Ternyata ajakan para sahabatnya itu berbuah manis. Karena setelah itu, Opy berhasil meraih prestasi di beberapa lomba yang diikutinya. Meski minim pengalaman, Opy berhasil meraih berbagai penghargaan. Misalnya mejadi juara pertama di iven Disney Princess 2004, Top Model Cilik, Trend Model Fantasi 2004. Peringkat pertama juga ia sabet di ajang Fashion Show Tradisional 2004, Tabloid Gaya Medan dan Fashion Pendopo 2004.

Anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan H.Fauzi A.Gani dan Hj Sri ini, bilang, modeling adalah kegiatan mengasyikkan untuk dijalani. Alasan ini jugalah yang membuatnya ingin kembali terjun ke dunia modeling setelah beberapa tahun absen.

“Banyak pengalaman yang dapat saya ambil saat ikut lomba modelling. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menambah kawan. Yah, bagi saya kegiatan ini sangat positif dan mengasyikkan,” terang cewek yang bercita-cita menjadi dokter ini.

Sebagai remaja yang aktif, Opy patut berbangga diri. Karena hari-harinya diisi dengan kegiatan yang positif. Meski itu cukup menyita waktu dan pikirannya. Pagi hari ke sekolah, sore harinya mengikuti bimbingan belajar. Sementara untuk berlatih modelling, ia lakukan di antara waktu-waktu rutin itu.

“Jelas dong, sekolah adalah hal yang paling utama. Modelling merupakan aktifitas pendukung pendidikan saja. Hitung-hitung nambah pengalaman agar saya matang menjalani kehidupan,” ucapnya.

Yah, Opy sadar kalau aktifitasnya di dunia modeling cuma sekadar mengisi waktu yang positif, sekaligus ingin mengulang prestasi yang pernah diraih beberapa tahun yang lalu.

“Tidak mungkin kan saya hanya mengharapkan cita-cita saya dari dunia modeling, maka dari itu kegiatan ini hanya sebagai kegiatan sampingan yang menurut saya memiliki nilai yang positif,” tambah Opy.

Oia, Opy tak lupa mengucapkan terimkasih pada kedua orangtuanya. Karena, sebutnya, merekalah yang selalu mendukung dan memberi motivasi agar ia dapat berpestasi.

“Dukungan dari mereka menambah motivasi saya untuk terjun kembali menjadi seorang model. Paling tidak mereka menunjukkannya dengan memberikan semangat saat saya sedang berada di catwalk,” terang Opy suatu hari di Stage 81 Komplek Setia Budi Medan seraya menutup pembicaraan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: