Oleh: triy | September 3, 2008

After Sunset Band : Bawakan Berbagai Aliran Musik

aftersunset

aftersunset

Tri Yuwono | Global | Medan

Mendengar musik dengan aliran rock, pop, dangdut, hip-hop ataupun reggae mungkin bukan hal baru lagi bagi kita. Namun, belakangan ini beberapa grup band papan atas Indonesia, seperti Dewa dan Slank mulai memberikan sentuhan baru bermusiknya dengan menggabungkan beberapa aliran musik. Warna dan nuansa baru pun tercipta dalam lagu-lagunya.

Aliran musik campuran, begitulah sebutannya. Kini, penggunaan aliran musik campuran seperti yang dilakukan oleh Dewa dan Slank mulai mendapat penganut dari beberapa grup band musik daerah. Sebut saja salah satunya adalah After Sunset Band. Grup band asal Kota Medan ini mencoba menembus sengitnya persaingan dalam dunia musik dengan mengandalkan aliran musik reggae revolution perkusi experimental.

“After Sunset mencoba untuk membuat sebuah kolaborasi baru dalam bermusik. Makanya genre musik yang kita usung itu berbeda seperti grup band lainnya. Kalaupun kita menggunakan lagu milik band lain, kita tetap menampilkan ciri khas kita sendiri, yakni dengan aliran campuran ini,” jelas Firman, drummer After Sunset saat di temui Global.

Menurut Firman, beberapa grup band papas atas Indonesia sedikit banyak telah memberikan pengaruh terhadap grup-grup band daerah, terutama dalam warna musiknya.”Saat ini kan sedang ngetren yang namanya musik campuran, lihat saja Dewa dan Slank dengan campuran musik pop, rock dan dangdutnya. Mereka telah memberikan inspirasi bagi kami untuk mencoba sesuatu yang baru dalam bermusik,” seru Firman.

Selain di gawangi oleh Firman sebagai drummer, After Sunset juga di perkuat oleh Hisan(jimbe), Rambo(bass), Jengger(perkusi), Mawan(vokal), Mamed dan muzir(gitar). Dengan latar belakang genre musik berbeda, anak-anak After Sunset mencoba memberikan nuansa musik berbeda bagi grup band yang berdiri pada tahun 2007 lalu ini.

“Sebenarnya kita di sini memiliki latar belakang yang berbeda, terutama dalam selera bermusik. Tapi, justru perbedaan inilah yang ingin kami buat menjadi sebuah kekuatan untuk membangun grup ini dengan mengandalkan genre yang berbeda dengan kebanyakan grup band lainnya,” papar Firman.

Siapkan Album

Sementara itu, Mawan menambahkan, jika saat ini After Sunset sedang menyiapkan album baru yang berisi sekitar delapan buah lagu berjudul ‘Janji Kita’. Dalam album ini After Sunset masih tetap mengandalkan lirik dan syair bertema remaja dan cinta. Dengan menggabungkan beberapa genre musik, After Sunset berharap musik-musiknya dapat di terima oleh para pecinta musik.

“Untuk album, sekarang ini masih dalam proses rekaman. Ini merupakan album perdana kita. Lagunya berjumlah sekitar delapan buah. Yang pasti, lagu-lagu yang kita buat tetap menggunakan genre musik yang kita anut selama ini kok,” ujar vokalis After Sunset ini.

Saat di tanyai Global bagaimana persaingan di dunia musik sekarang ini, dengan tegas Mawan menjawab berat. Namun, meskipun begitu, lanjut Mawan, After Sunset tetap akan berusaha dan optimis jika kedepan karya-karyanya akan dapat diterima oleh mayarakat.

“Di sini kami ingin mencari sesuatu yang baru, yaitu mencoba membuat sebuah karya musik dengan menggabungkan beberapa aliran musik. Kebetulan juga, semua personil dan After Sunset memiliki latar belakang berbeda tapi visi dan misinya sama. Oleh karena itulah, meskipun berat, kami tetap optimis bisa bersaing dengan grup band lain,” jelas Mawa yang menjadikan Jamaica Camp, Jalan Bilal Gang Duku No 83 A menjadi markasnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: