
Sapi Pun Diembatnya
Takut dengan Ular..? Itu alamiah, dan tidak dilarang karena potensi bahaya dimilikinya. Dengan yang kecil saja saja menyeramkan, apalagi dengan ular yang ukurannya lebih besar dari ular raksasa hasil imajinasi Hollywood dalam film Anaconda.
Dalam adegan film Anaconda, Jenifer Lopes berteriak histeris dan berlarian kesana kemari menghindar seekor ular pemangsa raksasa. Ular dalam film itu panjangnya 12,1 meter. Imajinasi para pembuat film Hollywood itu, masih kalah panjang dibanding fosil ular hasil temuan para ilmuwan baru-baru ini.
Fosil dari timur laut Kolombia ini menjadi pertanda bahwa saat masih hidup, binatang melata itu merupakan ular terbesar di dunia. Dari tulang punggung fosil ini, beratnya diperkirakan mencapai 1,35 ton atau antara 730 kg hingga 2,03 ton. Panjangnya dari hidung hingga ujung ekor mencapai 13 meter atau sekurang-kurangnya 10,64 meter hingga 15 meter.
“Benda ini (fosil ular) berbobot lebih berat daripada seekor bison, dan lebih panjang dari sebuah bus kota,” kata ahli ular Jack Conrad dari American Museum of Natural History di New York.
Sementara ahli fosil Jason Head dari University of Toronto Missisauga berujar, “Ular itu bisa menelan sapi dengan gampang. Seorang manusia juga dapat segera ditelan.Kalau ular itu masuk ke ruangan saya untuk memakan saya, maka dia akan kesulitan melewati pintu.”
Sebenarnya, monster melata itu di masa lalu mungkin melahap dan mengunyah buaya di hutan hujan tropis yang menjadi tempat tinggal mereka sekitar 58 juta hingga 60 juta tahun lalu. Para penemu fosil menamakan fosil ular tersebut “Titanoboa cerrejonensis” (baca: “ty-TAN-o-BO-ah sare-ah-HONE-en-siss”). Artinya, “ular boa yang sangat kuat dari Cerrejon. (Cerrejon adalah nama daerah tempat fosil ditemukan).
Titanoboa pertama kali disingkap di awal 2007 di Florida Museum of Natural History di Universitas Florida di Gainesville. Para ilmuwan kemudian melakukan rangkaian penelitian sebelum merilisnya dalam jurnal Nature, Kamis lalu. Namun para ilmuwan masih akan kembali ke Kolombia untuk menemukan beberapa bagian fosil yang belum ditemukan.
Ukuran tubuh titanoboa yang luar biasa memberi petunjuk tentang habitatnya. Dengan tubuh sebesar itu menunjukkan bahwa titanoboa hidup di suhu lingkungan yang hangat. Tampaknya temperatur di garis khatulistiwa meningkat bersamaan dengan suhu global. Ini kontras dengan hipotesis yang mengatakan bahwa suhu tidak akan naik.
“Ini adalah sebuah lompatan kalau diterapkan pada kondisi masa lalu dengan perubahan iklim, kata Head. Menurut Head, penemuan itu menggambarkan bahwa daerah di garis khatulistiwa akan menghangat bersama dengan bertambahnya usia planet. “Namun tidak akan ada lagi ular raksasa karena kita sudah memusnahkan habitat mereka dengan pembangunan dan penebangan hutan di wilayah ekuator,” kata Head.
Suku Boidae
Fosil ular yang ditemukan ini bisa dipastikan dari suku Boidae atau jenis-jenis ular berbadan besar seperti Anaconda, Boa, da Piton. Jenis ini termasuk primitif dan memiliki saki-saki (organ tubuh yang tidak berfungsi lagi), berupa sekat pinggul dan tungkai belakang. Meskipun tidak termasuk dalam jenis berbisa, namun cara ular ini memangsa korbannya cukup sadis. Yaitu dengan cara membelit dan menelan.
Dari hasil penelitian para ahli tersebut, ular ini adalah kombinasi antara jenis Boa dan Anaconda. Tubuh Titanoboa seperti tubuh seperti boa modern, namun berperilaku seperti anaconda dan menghabiskan waktu di dalam air. Kalau sedang di darat, Titanoboa akan bergerak melata.
Ular ini memiliki kemiripan dengan Anaconda Hijau yang masih termasuk keluarga Boa. Ular Amerika Selatan ini termasuk ular terbesar di dunia. Sepupunya, Phyton, mempunyai tubuh yang sangat panjang tapi dengan tubuh besarnya, anaconda hijau, nampak 2 kali lebih besar.
Saat ini, Anaconda Hijau dapat tumbuh lebih dari 29 feet atau 8,8 meter dengan berat lebih dari 550 pon atau 227 kg dan diameter kurang lebih 12 inci atau 30 cm. Diantara kerabat anaconda, anaconda hijau lah yang paling besar. Ukuran tubuh betinanya lebih besar daripada yang jantan. Anaconda hidup di rawa-rawa, air yang arusnya lemah.
Tubuhnya dirancang untuk mudah berjalan di air daripada di darat. Mata dan rongga hidungnya terletak di atas kepala sehingga memudahkannya untuk menyelam dan beraktivitas di dalam air. Pada masa kawin, terjadi kompetesi antar penjantan untuk memperebutkan sang betina dan hal ini terjadi selama 4 minggu.)
Anakonda dalam bahasa latin disebut Eunectes murinus termasuk dalam golongan phylum chordata, yaitu golongan hewan yang memiliki notokorda atau chorde yaitu tali sumbu tubuh syaraf belakang dengan rangka. Ukuran chordata beragam ada yang besar dan ada yang kecil dengan otak yang terlindung tengkorak untuk berfikir. Anakonda masuk dalam Kelas Reptil, Ordo Squamata, Keluarga Boidae, sejenis ular boa air.
Anakonda hidup di Amerika Selatan, sebelah timur Andes, sebagian besar di sungai Amazon, Orinoco dan Guianas. Habitat mereka di rawa-rawa dan semak belukar. Mereka tak pernah ditemukan jauh dari perairan. Rawa merupakan tempat favoritnya. Ketika mereka keluar dari air, tubuh anakonda akan dirundung oleh kutu-kutu atau jamur.
Seekor Anakonda memulai reproduksi dalam usia muda dengan masa kehamilan selama 6 bulan. Seekor betina dapat beranak 20 hingga 40 ekor dan kadang-kadang lebih dari 100 ekor. Anakonda yang baru lahir biasanya memiliki panjang 60 cm. Beberapa jam setelah mereka lahir sudah dapat berenang, berburu dan merawat dirinya sendiri. Setelah melalui proses perkawinan, anakonda akan tumbuh panjang namun lambat.
Ular dan Manusia

Anaconda dan Manusia
Dalam kitab-kitab suci, ular kebanyakan dianggap sebagai musuh manusia. Dalam Alkitab (Perjanjian Lama) diceritakan bahwa Iblis menjelma dalam bentuk ular, dan membujuk Hawa dan Adam sehingga terpedaya dan harus keluar dari Taman Eden. Dalam kisah Mahabharata, Kresna kecil sebagai penjelmaan Dewa Wisnu mengalahkan ular berkepala lima yang jahat. Dalam salah satu Hadits Rasulullah saw. pun ada anjuran untuk membunuh ‘ular hitam yang masuk/berada di dalam rumah’.
Anggapan-anggapan ini, bagaimanapun, turut berpengaruh dan menjadikan kebanyakan orang merasa benci, jika bukan takut, kepada ular. Meskipun sesungguhnya ketakutan itu kurang beralasan, atau lebih disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang umumnya terhadap sifat-sifat dan bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh ular. Pada kenyataannya, kasus gigitan ular –apalagi yang sampai menyebabkan kematian– sangat jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan kasus kecelakaan di jalan raya, atau kasus kematian (oleh penyakit) akibat gigitan nyamuk.
Pada pihak yang lain, ular pun telah ratusan atau ribuan tahun dieksploitasi dan dimanfaatkan oleh manusia. Ular kobra yang amat berbisa dan ular sanca pembelit kerap digunakan dalam pertunjukan-pertunjukan keberanian. Empedu, darah dan daging beberapa jenis ular dianggap sebagai obat berkhasiat tinggi, terutama di Tiongkok dan daerah Timur lainnya. Sementara itu kulit beberapa jenis ular memiliki nilai yang tinggi sebagai bahan perhiasan, sepatu dan tas. Seperti halnya biawak, kulit ular (terutama ular sanca, ular karung, dan ular anakonda) yang diperdagangkan di seluruh dunia mencapai ratusan ribu hingga jutaan helai kulit mentah pertahun.
Dalam kenyataannya, ular justru kini semakin punah akibat aneka penangkapan, pembunuhan yang tidak berdasar, serta kerusakan habitat dan lingkungan hidupnya. Ular-ular yang dulu turut serta berperan dalam mengontrol populasi tikus di sawah dan kebun, kini umumnya telah habis atau menyusut jumlahnya.
Manusia sebenarnya tidak usah takut pada ular karena ular sendiri yang sebenarnya takut pada manusia. Ular tidak dapat mengejar manusia, gerakannya yang lamban bukan tandingan manusia. Rata-rata ular bergerak sekitar 1,6 km per jam, jenis tercepat adalah ular mambaa di Afrika yang bisa lari dengan kecepatan 11 km per jam. Sedangkan manusia, sebagai perbandingan, dapat berlari antara 16-24 km per jam.
kebayang banget hiii ngeri
Oleh: omiyan on Februari 19, 2009
at 4:13 pm
Bang blogmu bagus banget
Oleh: nessy on Februari 21, 2009
at 11:16 pm
ngeri abizz…
Oleh: Solarismania on Februari 24, 2009
at 11:04 am
mantabs…
Oleh: diviarsa on Februari 24, 2009
at 11:57 am
ngeriiiiiii………….
Oleh: hypnosis smoking on Februari 24, 2009
at 2:49 pm
byasa ja sich………….
pnakut mat lw….
Oleh: iskandar on Juli 6, 2009
at 2:34 pm
Mampir lagi mas,
Wow besar sekali, jos tenan
http://iwanmalik.wordpress.com
Info Pendidikan & Wirausaha
Salam
Oleh: iwanmalik on Februari 24, 2009
at 2:54 pm
beneran itu teh?????
Oleh: Arnia on Februari 24, 2009
at 7:39 pm
Wah kalau lihat ular segede itu saya bakalan ambil jurus langkah seribu. Ehhh nggak ding jurus pamungkas saja lari seribu… Kalau cuma langkah seribu mungkin masih kurang cepet…
Oleh: mamas86 on Februari 25, 2009
at 5:28 am
blognya bagus
Oleh: Ndogg on Februari 25, 2009
at 8:39 am
Kebayang kalo ular itu ada di Indonesia
Salam kenal……mampir donk
Oleh: Om Shani on Februari 25, 2009
at 8:46 am
mas, yg gambar nomor 1 itu foto beneran atau hasil software 3d? alhamdulillah, ternyata bukan dari indonesia… btw, kadang2 sebel dg film hollywood yg kadang masang indonesia sebagai sumber makhluk mengerikan…
Oleh: wirawax on Februari 25, 2009
at 9:14 am
wew… beneran ada ya, mas?
trus, dari fosil itu kira2 ada pada jaman apa? apakah ada perbedaan bentuk antara ular jaman dulu dengan ular jaman sekarang? kalo bedanya tidak signifikan, maka teori evolusi hanyalah bohong belaka…
salam kenal, sukses slalu
Oleh: Hafid Algristian on Februari 25, 2009
at 10:03 am
Agar generasi kita tidak terjerumus ke dalam pergaulan menyimpang, silahkan baca artikel kami terbari seputar Manfaat Khitan Wanita. Dalam pandangan saya, salah satunya faktor generasi perempuan kita mengumbar nafsu sexnya adalah karena tidak dikhitan sembari kecil. Kenyataannya, dan ini dibuktikan secara medis, khitan wanita memiliki manfaat menstabilkan libido seksual wanita. Lebih lengkapnya, baca di : http://www.bursabukusolo,wordpress.com
Semoga bermanfaat.
Oleh: bursabukusolo on Februari 25, 2009
at 10:47 am
Berat sekali tu ular ya, sampai dibutuhkan 7 orang untuk mengangkatnya
.
Oleh: BAE on Februari 27, 2009
at 6:09 am
wahhhhhhhh ular xa gaul donk yyyyyyyyyyyyyyyyyyyyaaaaaaaaaa
Oleh: widya chang on Februari 27, 2009
at 12:55 pm
waduw…. kamu kalo dimakan bisa masuk tuh bang… hehehe…
Oleh: joker303 on Februari 28, 2009
at 9:39 am
hihi,,
serem iah,,
Oleh: dina on Maret 6, 2009
at 11:24 am
hihiii,,
serem banget
Oleh: dina on Maret 6, 2009
at 11:25 am
anjing…
Oleh: opel on Maret 14, 2009
at 2:48 pm
gila..
Oleh: opel on Maret 14, 2009
at 2:48 pm
ntu ular pa monster….
Oleh: opel on Maret 14, 2009
at 2:49 pm
Aduh,gwa jadi atut ni,ada cerita yg laen ngk!!!
Yg agak ramantis gitu!!
Hehehe
Oleh: Campuraduk on Maret 17, 2009
at 8:12 am
mantep bener itu ular……ularnya demen diphoto juga da gitu yg megangin 10 orang.coba w yg photo ma tuch ular ketiban kali yach(gokil)…..!!!!!!
Bang w dah saran nich,gimana klo ularnya di kulittin ja??????he..he..he..
bang blognya mantep banget.thanks yach!!!!
Oleh: gokilll on April 3, 2009
at 1:12 pm
awas klo rekayasa
Oleh: ikal on April 25, 2009
at 6:27 pm
aku suka dengan style headermu boss…bagus!
Oleh: kulitular on Mei 1, 2009
at 1:16 am
masak sih…???
fosil nya mana…???
Oleh: rey on Mei 19, 2009
at 3:30 pm
haahaahahahahaaaaaahahaaahaaahaa…………….tidak munkin ular sepanjang itu ada disini, diindonesia. hanya yang panjang itu adalah ular!
betulkan kata aku!
Oleh: robin on Mei 21, 2009
at 2:04 pm
SEREMMM,BIASA,NGERIIII,NGGAK TUH!!!
Oleh: MEDY on Juni 23, 2009
at 8:04 pm
jangan smpai dech gw ketemu yang namanya ular
Oleh: lisna on Juni 28, 2009
at 4:19 pm
denger ceritanya aja udah ngeri apalagi ngliat ya………..? hiii…………..ii se………..re………..mm
Oleh: shodiq09 on Juli 6, 2009
at 10:44 am
hihi…srem jg sich….
da uler sgde gtu
bos…. klo bs foto fosil na s xan donk.
keren….
Oleh: andr@ on Juli 20, 2009
at 2:22 am
Wallohu’lam
Oleh: Yoma on Agustus 13, 2009
at 9:38 am
matab banget
Oleh: doens on September 1, 2009
at 3:44 pm
Rasain loe !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Oleh: Restu Aiden on September 3, 2009
at 11:18 am
gambarnya beneran gak ? ato hasil rekayasa 3 d kayak di film anaconda yang seru itu ?
Oleh: riyadh on September 4, 2009
at 6:58 am
teruslah”berkarya
Oleh: niko on Oktober 5, 2009
at 6:56 pm
subhanallah….
inilah kepunyaan ALLAH yang tidak kita ketahui….
Oleh: lyana on Oktober 11, 2009
at 11:13 am
ihhhhhhhhhhhhh ngeri banget
Oleh: balqis on Oktober 18, 2009
at 5:54 am
ihhhhhhhhhhhhh ngeri banget >_<
Oleh: balqis on Oktober 18, 2009
at 5:56 am
ihhhhhhhhhhhhhhh ngeri banget
Oleh: balqis on Oktober 18, 2009
at 5:57 am
Waduhh….
Sampe kebayang klo gw yang dimakan satu ular..
ihhh..
ngeri…
Oleh: stainless tanks on Oktober 30, 2009
at 1:54 pm
ya’ampun tuh ulerrrrrrrrrr gede’ benr serem amat!!!
Oleh: caroline on Oktober 30, 2009
at 5:54 pm
gila besarnya kyak monster
Oleh: talha on Oktober 31, 2009
at 10:25 am
kuerreeeennnnnnnnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! abiesssssssssss
Oleh: ratna on November 1, 2009
at 11:42 am
ya..ampun…
Oleh: fina fadhilla on November 17, 2009
at 1:31 pm