
Aku Hari Ini
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Ya, mimpi adalah sebuah bagian perjalanan hidup. Namun, ia tak pernah nyata. Malam kemarin, sms seseorang yang mengucapkan selamat tidur plus kata-kata indah mampir ke ponselku. Mimpi… apa sih arti mimpi. Batinku dalam hati.Tapi begitulah hidup, mimpi kadang bisa menjadi pengingat yang bisa menghanyutkan sebuah pikiran.
Janji untuk ketemu dengannya hari ini batal. Kesibukan memang tak bisa dilepaskan dalam rutinitas sehari-hari. Kadang kedunya berbenturan satu sama lain. Tapi, apa mau dikata. Itulah hidup. Dan akupun tak terlalu mempermasalahkannya.
Seperti biasa, Suara USU tempatku menimba ilmu di kampus. Selalu memberikan beragam cerita menarik. Menginjakkan kaki di Suara USU, tak ubahnya masuk ke dalam rumah keduaku. Bahkan, tak jarang menjadi rumah pertamaku. Ketika sudah masuk, sulitnya minta ampun untuk keluar. Ada jiwa yang menyatukan dan tak bisa melepaskannya.
Yah, syukur juga hari ini bisa ketemu dan sharing dengan Pimum baru SU. Padahal, sudah hampir dua bulan lalu kita sudah ada jadwal untuk sharring. Tapi, karena lagi-lagi kesibukan, terpaksa harus tertunda sampai beberapa kali. Hingga tadi siang baru bisa, meskipun tak lebih dari dua jam.
Ketika aku kembali ke kantor, semua yang kualami memang ibarat mimpi. Mimpi dalam menjalani hidup. Hanya satu saja yang aku inginkan, menjadi apa yang aku inginkan. Betul, kesempatan bisa datang berkali-kali, tetapi kesempatan hidup hanya datang sekali.